
Ekowisata Mangrove Wonorejo Surabaya merupakan wisata yang menggabungkan wisata rekreasi dan edukasi. Di area dengan luas kurang lebih 200 hektar ini tumbuh berbagai tanaman bakau. Pemerintah kota Surabaya tentu mengelola tempat wisata ini dengan baik. Sehingga wisata ini diminati pengunjung karena tertata rapi dan bersih. Ekowisata Mangrove Wonorejo Surabaya terletak di Jalan Wonorejo Timur No.1, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut, Surabaya, Jawa Timur. Ekowisata mangrove Wonorejo memfasilitasi pengunjung yang datang dengan wahana kapal, jembatan kayu, kolam pancing, jogging track, pendopo, kantin-kantin pusat kuliner, spot berfoto dan lainnya.
Mengingat hutan mangrove adalah gerbang antara kehidupan daratan dan laut. Kawasan ini mempunyai biodiversitas yang unik dan memiliki fungsi ekologi dan jasa-jasa lingkungan yang sangat luar biasa. Fungsi yang dimaksud mulai dari menjadi benteng dalam menangani bencana alam di daerah pesisir maupun manfaat ekonomis bagi warga sekitar.
Untuk mewujudkan kepedulian terhadap daerah pesisir, kami Himpunan Mahasiswa Pecinta Alam Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Surabaya (HIMALLAYA) bekerja sama dengan pihak pengelola Ekowisata Mangrove Wonorejo Surabaya yang bermaksud untuk menyelenggarakan kegiatan penanam pohon bakau dan susur sungai untuk memberikan pengalaman alam, pembelajaran ekologi, konservasi, keterampilan, dan pengalaman kultural yang berharga bagi mahasiswa pecinta alam.
Bakti Alam 2024 telah dilaksanakan pada tanggal 18 Mei 2024 dengan jumlah 19 peserta delegasi, 3 dosen, 1 pemateri, dan 50 panitia yang bertugas. Dalam kegiatan tersebut telah terlaksana serangkaian kegiatan, dimulai dari pembukaan oleh MC, lalu dilanjutkan dengan doa, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pelaksana, Perwakilan Dosen, serta Pengelola Eco Wisata Mangrove Wonorejo, Surabaya. Selanjutnya ada penyerahan cdenderamata kepada pihak pengelola oleh perwakilan dosen. Kegiatan berlanjut dengan susur Sungai untuk menuju lokasi acara.
Kegiatan Bakti Alam 2024 dilanjutkan dengan perjalanan menuju gazebo serta persiapkan beach clean up dan penanaman mangrove. Lalu dilanjutkan dengan pemberian materi dari pihak pengelola. Serangkaian kegiatan yang terakhir yakni ramah Tamah. Lalu kegiatan Bakti Alam 2024 diakhiri dengan peutup.








